Punya Aroma Khas Segar, Yuk Berkenalan dengan Teh Prendjak Lebih Dalam

- 22.21
Bagi masyarakat Indonesia minum teh sudah menjadi kewajiban setiap harinya. Terkadang dari secangkir teh beberapa orang bisa menemukan banyak ide. Tidak hanya rasanya yang nikmat, namun aroma khas teh mampu menyegarkan pikiran. Anda disarankan untuk mengonsumsi Teh Prendjak 2-3 kali sehari, untuk stimulasi kesehatan tubuh. Lalu bagaimana cerita dibalik teh hitam yang melegenda ini? Yuk simak ulasannya disini.

Teh Hitam yang Melegenda di Masyarakat Indonesia
Masyarakat Indonesia patut bersyukur karena hampir semua produk teh lokal, memiliki ciri khas rasa yang berbeda. Hampir keseluruhan rasa tersebut cocok di lidah masyarakat, dan bisa dikonsumsi setiap harinya. Ada satu jenis teh yang rasanya melekat hingga saat ini, namanya teh Melayu. Rasa teh ini sangat memanjakan lidah orang Melayu, dengan racikan yang pas di indera penegecap. Menjadikannya teh favorit sepanjang masa, dan dinikmati beragam lapisan usia.

Seduhan teh biasanya dinikmati saat pagi hari atau sore hari, sambil berbincang dengan anggota keluarga. Satu-satunya teh yang berhasil mencuri perhatian, ialah jenis Teh Prendjak. Sering dijuluki sebagai teh primadona masyarakat Indonesia, karena aroma dan rasanya sangat melekat. Beberapa orang menilai aroma khas teh ini sangat menenangkan, bisa membuat pikiran suntuk menjadi segar kembali.

Bahan baku utama teh diambil dari perkebunan teh di Jawa Barat, dan diproduksi dengan teknologi manual. Pemilihan nama produk berasal dari nama burung Prendjak, yang artinya membawa keberuntungan. Berkat nama tersebut mengantarkan produk teh ke level usaha yang lebih tinggi. Bahkan penjualannya meluas hingga ke tingkat nasional, produk pun bisa dijumpai di berbagai toko seluruh Indonesia.

Masyarakat Indonesia umumnya menyukai rasa manis, yang tidak begitu pekat. Favorit rasa itulah yang dihadirkan produk teh, khusus untuk memenuhi lidah konsumen. Penambahan komponen vanili membuat rasa dan aroma teh sangat unik. Teh Prendjak juga menghadirkan rasa mawar, yang membuat teh memiliki rasa berbeda. Aroma mawar yang menyegarkan mampu merileksasi pikiran, dan menghilangkan rasa stres.

Berbekal rasa dan aroma yang unik, produk teh ini berhasil mendominasi pasar. Bahkan sudah merambah pasar Eropa, Amerika, dan Asia. Menurut pengelola pabrik masyarakat belahan dunia berbeda itu, justru antusias merasakan racikan teh terutama rasa vanili dan mawar. Mereka bahkan mengikuti kebiasaan masyarakat Indoensia, yang menyeduh teh saat sarapan atau bersantai.

Tips Cara Penyajian Teh Agar Tetap Nikmat
Kemasan alumunium foil pada produk, adalah upaya perusahaan agar tidak merusak aroma teh. Untuk cara penyeduhan pun juga berbagai macam, namun tetap menghasilkan rasa teh yang khas. Khusus teh hitam anda bisa menggunakan air panas, yang direbus pada suhu 100 derajat. Proses untuk mengeluarkan rasa dan aroma khas Teh Prendjak, ialah sekitar 2-3 menit.

Tidak hanya lezat diminum ternyata teh juga memiliki peran, untuk stimulasi kesehatan tubuh. Terutama jika mengonsumsi teh hitam secara rutin, bisa mengurangi resiko diabetes. Kadar kalori yang dimiliki teh cukup rendah, dan tidak meningkatkan berat badan. Teh bisa dikonsumsi setiap hari, dan bagus untuk menangkal beragam penyakit.

Mengonsumsi teh sudah menjadi agenda rutin masyarakat Indonesia, dan hampir di semua acara. Rasa dan aroma teh yang khas menjadi favorit, untuk menemani quality time bersama keluarga. Beberapa orang mengatakan bahwa aroma teh dapat menyegarkan pikiran. Bahkan menghilangkan stres akibat banyaknya masalah, dan tumpukan pekerjaan yang tidak selesai. Cara penyajian teh juga beragam tergantung selera masing-masing.
 

Start typing and press Enter to search